oleh

Parah, Hampir 3 Tahun Air PDAM Tirta Sakti Diwilayah Sebukar Macet

Explorenews.net – Berbagai penghargaan yang telah diraih PDAM Tirta Sakti Kabupaten Kerinci, beberapa Tahun terakhir ini. Seakan-akan, berbanding terbalik dengan fakta dilapangan.

Bagaimana tidak, ditengah penghargaan yang diraih, terdapat Ratusan pelanggan yang selalu mengeluh terhadap buruknya pelayanan PDAM Tirta Sakti Kerinci.

Mulai dari seringnya air PDAM mati, air yang keruh, salah catat amper, tagihan yang tiba-tiba membengkak, serta keluhan masyarakat yang sering diabaikan.

Seperti yang terjadi diwilayah Desa Sebukar, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci. Terdapat Puluhan rumah atau pelanggan PDAM, yang mengalami air sering tidak mengalir hingga kerumah warga. Kejadian ini, sudah terjadi hampir kurun waktu lebih kurang Tiga Tahun.

“Hampir 3 Tahun kami mengalami air tidak mengalir kerumah. Hidupnya hanya ditengah malam, itupun hanya menetes sedikit-sedikit,” ungkap Zulkifli, warga Sebukar.

Dalam 1 Bulan sambung Zulkifli, bisa dihitung jumlah berapa kali air PDAM hidup mengalir kerumah warga. “Sementara tagihan, kita selalu bayar tiap bulan. Pemakaian tidak seberapa, bayar beban yang banyak,” keluhnya.

Baca Juga:  Awal Bulan Ramadhan, PDAM Tirta Sakti Kerinci Alirkan Air Keruh ke Rumah Pelanggan

Padahal tambah Zulkifli, keluhan ini sudah beberapa kali disampaikan kepihak PDAM Tirta Sakti melalui kantor cabang. Namun selalu ditanggapi dengan ketidak keseriusan.

Bahkan, Puluhan ibuk-ibuk sempat pernah mendatangi kantor Cabang PDAM Hiang. Namun hanya memperoleh jawaban janji. “Padahal dulu sempat turun kelapangan, dan berjanji akan melakukan perbaikan. Akan tetapi hingga saat ini, belum ada tindak lanjut,” bebernya.

Ia berharap secepat mungkin, ada solusi dari pihak PDAM Tirta Sakti. “Untungnya saat ini musim hujan, sehingga warga menggunakan air hujan untuk kebutuhan rumah. Kalau masuk musim panas, kami terpaksa beli air galon,” tegasnya.

Beberapa hari lalu, kejadian serupa terjadi di Desa Tanjung Pauh Mudik, Pancuran Tiga, Punai Merindu dan Sumur Jauh, kecamatan Danau Kerinci Barat, mengeluhkan pelayanan PDAM Tirta Sakti yang hampir masuk hari ketiga tak mengalir air kerumah warga.

Keluhan ini disampaikan langsung oleh pelanggan, Edison. Dimana, Air PDAM Tirta Sakti sudah 2 hari ini tak mengalir ke rumah, kami kesulitan ingin dapatkan air bersih untuk mandi ataupun mencuci.

Baca Juga:  Rusak Parah, 2020 Silpa, Janji Prioritas Utama Pembangunan Jembatan di Desa Tanjung Pauh Mudik Dipertanyakan?

“Sudah 2 hari ini air PDAM Tirta Sakti tak mengalir ke rumah,”katanya.

Ditambahkannya, Jelang bulan suci Ramadhan dan di bulan suci Ramadhan nanti sangat diharapkan pelayanan PDAM Tirta Sakti Kerinci untuk maksimal, karena air bersih sangat dibutuhkan untuk kegiatan sehari-hari.

“Jelang bulan suci Ramadhan dan di bulan suci Ramadhan nanti sangat diharapkan pelayanan PDAM Tirta Sakti tak nyendak lagi,” pintanya.

Sementara itu Dirtek PDAM Tirta Sakti Kerinci, Azwar, dikonfirmasi terkait keluhan pelanggan diwilayah Desa Sebukar. Dirinya mengatakan, akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kantor Cabang di Hiang. “Kita akan konfirmasi dan hubungi Kantor Cabang di Hiang dulu,” ujarnya.

Namun sambung Azwar, terkait beberapa hari ini air PDAM mati. Ia mengakui, dikarenakan adanya kerusakan mesin pompa yang ada di Koto Petai. “Ado perbaikan pompa di Koto Petai sudah Dua haru, semoga secepatnya selesai hari ini,” ungkapnya.

Berita Terkait