oleh

Vaksinasi Gencar di Kerinci, Laporan Terendah, Apa Penyebabnya?

Explorenews.net – Pemerintah Kabupaten Kerinci gencar melakukan vaksinasi baik melalui Puskesmas yang berada di Setiap Kecamatan bahkan sampai turun ke Desa-desa.

Bukan hanya Pemerintah Kabupaten Kerinci, Kodim 0417/Kerinci dan Polres Kerinci juga gencar melakukan vaksinasi.

Namun gencarnya vaksinasi pemerintah daerah Kabupaten Kerinci, Kodim 0417/Kerinci dan Polres Kerinci tidak membuat laporan diterima dari Provinsi Jambi tertinggi, malah Kabupaten Kerinci menjadi terendah dalam laporan vaksinasi ini.

Apa penyebabnya?

Berdasarkan laporan yang diterima dari Pemerintah Provinsi Jambi bahwa saat ini Kabupaten Kerinci merupakan Kabupaten/Kota yang capaian realisasi pelaksanaan vaksinasi terendah.

Penyebab rendahnya capaian realisasi vaksinasi di Kabupaten Kerinci dikarenakan akun P-Care yang selama ini dipakai oleh TNI – Polri, dalam hal ini Polres Kerinci dan Kodim 0417/Kerinci yang digunakan untuk mengentry pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terdata di kota Sungai Penuh.

Sehingga dimanapun Kodim 0417/Kerinci dan Polres Kerinci melaksanakan Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kabupaten Kerinci, data tersebut masuk ke realisasi Vaksinasi Kota Sungai Penuh. Maka Kota Sungai Penuh capaian realisasi vaksinasinya melejit ke peringkat kedua se Provinsi Jambi.

Baca Juga:  Wisuda ke-5, Ini Pesan Rektor IAIN Kerinci untuk Ratusan Wisudawan

“P-Care untuk laporan tentang vaksinasi datanya tidak masuk untuk Kabupaten Kerinci, tapi untuk Kota Sungai Penuh, jadi ini penyebabnya sehingga laporan ke provinsi Jambi, Kabupaten Kerinci terendah dalam vaksinasi,”ujar Kadis Kesehatan Hermendizal.

Padahal TNI – Polri dan Pemerintah Kabupaten Kerinci, sangat gencar melakukan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara massal di Kecamatan-kecamatan, Desa dan Sekolah-sekolah. Namun realisasinya masih tetap rendah karena laporan yang masuk ke Provinsi Jambi tersebut laporan vaksinasi yang di laksanakan oleh Pemkab Kerinci dan Puskesmas, sementara Vaksinasi Massal oleh TNI-Polri datanya masuk ke Kota Sungai Penuh.

“Pada hakikatnya kita sebenarnya tidak mempersalahkan hal tersebut yang penting masyarakat Kerinci sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19, meskipun secara pelaporan dinkes dirugikan tapi saya selaku kepala dinas kesehatan sangat berterimakasih kepada TNI – Polri yang telah banyak sekali membantu dalam hal pelaksanaan vaksinasi di wilayah kabupaten Kerinci,” tambah Kadinkes Kerinci.

Baca Juga:  Menelan Korban, Damkar Sungai Penuh Dinilai Lamban Hingga Diusir Saat Sampai Lokasi

Dijelaskan Hermendizal, yang memiliki aplikasi P-Care tersebut merupakan BPJS, maka saat pelaksanaan Vaksinasi Massal di Semurup pegawai BPJS sudah menjelaskan bahwa aplikasi ini tidak terprogram untuk memisahkan NIK, jadi dimana akun untuk aplikasi P-Care ini terdata maka disitulah akan terjadi penambahan data.

“Berdasarkan penjelasan tersebut maka pihak BPJS menyarankan agar TNI – Polri membuat dan mendaftarkan akun satu lagi khusus untuk Kabupaten Kerinci, sehingga saat pelaksanaan vaksinasi ketemu dengan warga Kerinci maka di entry ke akun Kabupaten Kerinci atau jika ketemu warga kota Sungai Penuh di entry ke akun Kota Sungai Penuh. Tetapi yang selama ini sudah di entry tidak bisa lagi dirubah,” jelas Hermendizal.



BAGIKAN :

Berita Terkait