oleh

MOTO GP Mandalika Terancam Batal, PB HMI : Dorna Tidak Usah Ancam Indonesia

Explorenews.net – Baru-baru ini publik Indonesia bahkan internasional dihebohkan dengan ancaman pembatalan gelaran MotoGP Mandalika yang dijadwalkan terselenggara tahun ini.

Hal itu membuat Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Bidang Pariwisata dan Kebudayaan angkat bicara. Ia pun menegaskan kesiapan Indonesia dalam penyelenggaraan MotoGP.

“Indonesia ini sudah amat sering dijadikan tempat gelaran kegiatan internasional, semuanya sukses, terakhir ajang WSBK sangat sukses. Ini soal pengalaman dan nama baik bangsa yang kami jaga. Jadi Dorna tidak usah khawatir,” Ungkap Ketua Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Sanipar.

Terkait dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang akan tetap memberlakukan karantina bagi peserta dan kru yang datang ke Indonesia, Sanipar menganggap kebijakan tersebut untuk kebaikan bersama.

Baca Juga:  Nel Aini Diprediksi Memiliki Peluang Besar Jabat Kadis PUPR Sungaipenuh

“Kebijakan karantina itu bukan untuk mempersulit penyelenggaraan MotoGP, tapi untuk kita semua yang harus saling menjaga keselamatan satu sama lain” Tegasnya

Lanjutnya, ia senada dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno terkait ancaman Dorna.

“Ya saya setuju dengan Pak Menteri Sandiga Uno, bahwa Indonesia sudah menjadi best practice. Tidak usah ancam Indonesia, Indonesia punya cara sendiri dalam penanganan Pandemi”. Tegas sanipar

“Penanganan pandemi dan kebangkitan ekonomi adalah tugas utama kita. Kita punya tanggungjawab juga mensukseskan MotoGP di Indonesia. Jadi jangan Dorna pikir dia saja yang mau mensukseskan, kami juga’,” lanjut Sanipar

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, bos MotoGP atau CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta mewacanakan pembatalan balapan jika penyelenggara memberlakukan aturan wajib karantina bagi peserta dan kru. Sementara pemerintah Indonesia memiliki aturan penanggulangan Covid-19 di tanah air, yang mewajibkan karantina bagi siapapun yang datang dari luar negeri.

Baca Juga:  Kenduri Sko di Tanjung Pauh, Al haris Terima Gelar Adat Depati Tiang Negeri

“Dengan tegas saya sampaikan kepada bos MotoGP atau CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, jika MOTO GP Mandalika dibatalkan berarti sudah dua kali masyarakat Indonesia kecewa terhadap penyelenggara MOTO GP seperti tahun lalu juga dibatalkan MOTO GP di Indonesia”. Tegas Sanipar



BAGIKAN :

Berita Terkait