Dugaan Ajang Korupsi, PT Bangun Yodya Persada Dinilai Tak Serius Bekerja di Kab. Kerinci

Explorenews.net Kerinci – Pengerjaan proyek pembangunan Inlet Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi yang bersumber dari dana DIPA APBN SNVT pelaksanaan Jaringan sumber Air WS, diduga sebagai ajang korupsi Oknum kontraktor.

Proyek yang dikerjakan PT Bangun Yodya Persada senilai Rp.12,6 Miliar kuat dugaan adanya praktek Korupsi, sebab proyek yang telah berjalan hampir 6 bulan ini diduga asal jadi.

Bahkan konsultan proyek mengakui pada awak media pada waktu lalu bahwasanya proyek setelah berjalan 6 Bulan realisasinya baru 13%.

PT Bangun Yodya Persada dinilai tidak serius dalam melakukan pekerjaannya di Kabupaten Kerinci, dan kuat dugaan menjadi tempat korupsi Oknum kontraktor di proyek Inlet.

Terlihat saat dilokasi minimnya pengawasan dan PT Bangun Yodya Persada terkesan lepas tangan saat ingin membangun di Kabupaten Kerinci.

Baca Juga:  Ingat! Vonis Hanya 1 Bulan, 2 Galian C di Kabupaten Kerinci Disegel

“Kalau pihak PT Bangun Yodya Persada tidak serius dalam melakukan pekerjaannya silahkan angkat kaki dari kabupaten kerinci,”ujar salah seorang warga Kabupaten Kerinci.

Hingga berita ini ditulis, pihak PT Bangun Yodya Persada terkait lambannya pekerjaan dan adanya praktek dugaan ajang korupsi di proyek Inlet miliaran rupiah ini, belum dapat dihubungi.

BAGIKAN :