Warga Resah, PU Sungaipenuh Dinilai Lalai Kerjakan Proyek Rehabilitasi Saluran Drainase

Explorenews.net -Rehabilitasi Drainase Trotoar Jalan Arief Rahman Hakim di Kecamatan Sungai Penuh yang dimulai 22 Juli 2022 dengan masa kerja 90 Hari kalender dengan anggaran mencapai setengah miliar rupiah, tuai sorotan.

Hal ini terjadi, banyaknya keluhan masyarakat yang terkena imbas pengalian rehabilitasi Drainase Trotoar perkotaan.

Pantauan di lokasi Senin, (22/8/2022), Rehabilitasi Saluran Drainase perkotaan di Kecamatan Sungai Penuh merusak jalan raya yang baru dibuat dan bahkan informasi yang diperoleh dilapangan pekerjaan proyek sempat menghancurkan pondasi rumah, bahkan warga telah meminta ganti rugi.

“Iya, salah satu rumah warga setempat yang pondasi rumahnya terkena galian yang dilakukan dalam pekerjaan proyek CV. Gusti Sapta,”ujar Warga yang namanya tidak mau ditulis.

Baca Juga:  Wawako Antos : Diseminasi Audit Kasus Dapat Menurunkan Angka Stunting di Sungaipenuh

Bukan hanya itu, menurut warga, lemahnya pengawasan dan tidak adanya perhitungan kehati-hatian dalam bekerja membuat pekerjaan proyek Rehabilitasi Saluran Drainase Perkotaan di Sungai Penuh merugikan masyarakat yang terkena imbas pengalian saluran.

“Pengawasan dari PU dan Penataan Ruang ini lemah dan tidak serius,”ujar Warga.

Sementara itu, Pihak PU Kota Sungai Penuh saat ingin dikonfirmasi mengelak, bahkan menjawab tidak usah diladani Media.

BAGIKAN :