Festival Kerinci Resmi Ditutup, Batik Khas Kerinci Motif Lapik dan Gong Buluh Menjadi Daya Tarik Tersendiri

Explorenews.net – Festival Kerinci ke XX 2022 resmi ditutup, Rabu (9/11) sore. Festival tahunan dan sudah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) ditutup langsung oleh Bupati Kerinci Adirozal.

Penutupan Festival Kerinci yang dipusatkan di Dermaga Danau Kerinci ini berlangsung khidmat meski di tengah hujan. Acara penutupan juga di hadiri Wakil Bupati Kerinci, wakil Wali kota Bukit Tinggi, Sekda Kerinci, Kepala SKPD, Ketua DPRD Kerinci.

Hadir pula Forkopimda, Kapolres Kerinci, Dandim Kerinci, kepala dinas Pariwisata Provinsi Jambi, OJK,, Kepala OPD, Camat, Tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Dalam penutupan yang menakjubkan penampilan Salah satunya tarian injak kaca yang memukau para pengunjung. Tarian tersebut dibawakan oleh dara-dara cantik.

Dalam atraksinya dengan kaki lembut gadis-gadis tersebut menginjak-ijak kaca yang diletakkan di lantai panggung. Meski begitu para gadis penari itu tidak terluka sedikitpun.

Bukan hanya itu, lomba fashion show di festival kerinci memakai batik khas Kerinci juga menjadi daya tarik di festival Kerinci, bermacam macam motif batik ditampilkan.

Baca Juga:  Peduli Cianjur, IMM Kabupaten Kerinci Galang Dana

Seperti batik panawuo dengan motif lapik yang sukses mendapatkan juara 1 dan batik bertuliskan aksara incung, yang bermotif GONG BULUH juara 2.

Batik khas Kerinci, yang bertuliskan aksara incung, yang bermotif GONG BULUH.

Batik khas Kerinci bermotif GONG BULUH namanya diambil dari alat musik tradisional yang sering digunakan pada acara adat, seperti penurunan benda pusaka maupun untuk penobatan para pemangku adat.

Alat Musik GONG BULUH ini terbuat dari BULUH (BAMBU) pilihan asli Kerinci, yang memiliki 3 warna dan memiliki arti tersendiri dimulai dari :
– Warna Merah Marun Melambangkan Kepercaya Diri
– Warna Hitam Melambangkan Kekuatan
– Warna Gold / Kuning Emas Melambangkan Kemewahan, Kemenangan.

Kepala Dinas Pariwisata Kahupaten Kerinci, Juanda dalam sambutannya mengatakan bahwa Festival Kerinci dilaksanakan mulai dari tangggal 6 sampai dengan 9 November 2022.

Ia menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran dan juga kepada Bupati Kerinci yang telah memberikan arahan sehingga Festival Kerinci berjalan dengan baik dan sukses. G

Baca Juga:  Sekda Alpian Sambut Kunjungan Silaturahmi Dandim 0417 Kerinci

Penutupan juga sekaligus penyerahan hadiah beberapa perlombaan yang dilangsungkan selama festival berlangsung. Selain itu selama Festival berlangsung juga ada pendirian stand pameran dari masing-masing OPD yang menampilkan hasil karya UMKM. Disamping itu juga tampilkan kesenian daerah kerinci seperti tari dan penampilan atraksi budaya lainnya.

Bupati Kerinci dalam sambutannya mengatakan, bahwa Festival Kerinci telah dilaksanakan, yang dibuka oleh Wakil Gubernur Jambi.

“Penutupan Festival ini direncanakan akan ditutup oleh Gubernur namun karena beliau harus ke Jakarta maka Gubernur tidak bisa hadir,”j elasnya

Adiroozal mengatakan Bahwa UMKM juga telah berfartisifasi dalam acara festival kerinci. Ia mengatakan, bersyukur memiliki bumi kerinci dengan banyaknya kebudayaan yang dimiliki yang harus terus dilestarikan.

“Kita berharap kedepan Festival Kerinci bisa lebih sukses lagi. Kami aturkan banyak terima kepada undangan atas kehadirannya dalam acara penutupan Festival kerinci ke XX,” jelasnya.(*)

BAGIKAN :