Ada 2 SK, LKAAK Atau LAM?

Explorenews.net Kerinci – Pembentukan pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi Kabupaten Kerinci menuai sorotan, bahkan dikabarkan LAM mengeluarkan SK setelah selesainya Musda dan keluarnya SK Lembaga Kerapatan Adat Alam Kerinci, (LKAAK ) yang terpilih jadi Ketua Hatirman, ditetapkan 4 Maret 2022,

Kemudian SK selanjutnya ditetapkan 20 November 2022, yang Ketua : Ex-Officio Ketua LAM Jambi Kabupaten Kerinci dan Sekretaris Leadership Toni Suherman, S.H., M.H.

Informasi yang diperoleh di lapangan, Musda LKAAK (Lembaga Kerapatan Adat Alam Kerinci) difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci.

“Iya, Pemerintah Kabupaten Kerinci memfasilitasi musda LKAAK,”ucap Kadis Pariwisata, Juanda, saat dikonfirmasi Jum’at (12/5/2023) melalui via WhatsApp.

“Kalau LAM SK kami tidak tahu ada atau tidak adanya Musda, kami hanya diminta memfasilitasi musda LKAAK,”tambahnya.

Baca Juga:  FTIK IAIN Kerinci Yudisium 351 Mahasiswa

Sementara itu, Harmo Karimi salah seorang Warga Asli Kabupaten Kerinci yang juga ketua Aliansi Bumi Kerinci, sangat menyayangkan terbentuknya Lembaga Adat Melayu di Kerinci.

“Kok ada jalan adat Kerinci masuk ke Melayu?,”ucapnya.

Bahkan menurut Harmo, terbentuknya Lembaga Adat Melayu dinilai kental adanya unsur politik.

“Dari keluarnya SK LKAAK (Lembaga Kerapatan Adat Alam Kerinci) setelah itu keluar SK LAM, dapat dinilai kalau ada pengaturan ataupun pengaruh dari Jambi, pembetukan pengurus aja mulai dipolitisir, jangan jangan ini menjadi pemanfaatan untuk 2024,”tegasnya

BAGIKAN :