Penertiban Hutan TNKS, Ketegasan BBTNKS Mulai Nampak Setelah Sekian Lama Perambahan

Explorenews.net – Petugas gabungan razia perambah hutan Taman Nasional Kerinci Seblat di Renah Pemetik, Kabupaten Kerinci. Kawasan hutan TNKS di Kabupaten Kerinci, terancam gundul akibat perambahan dan pembalakan liar.

Penertiban lahan TNKS di Renah pemetik turun juga pihak Polres Kerinci, Kodim 0417/Kerinci dan Pihak terkait polhut hingga BBTNKS.

Penertiban dilakukan selama 4 hari 15-19 Mei 2023.

Informasi yang diperoleh, ada proses jual beli lahan TNKS oleh perambahan hutan TNKS di Renah Pemetik.

“Ada kwitansi di temukan untuk proses jual beli lahan,”ujar sumber media ini.

Namun sangat disayangkan lamanya tindakan dari Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) yang ada di kerinci untuk menindak sehingga perambahan hutan makin liar.

Baca Juga:  IMKS Menuju Masa Depan yang Lebih Baik bagi Kerinci Sungai Penuh

“Kabarnya perambahan hutan TNKS sudah sering terjadi bahkan di Renah Pemetik ini sudah berjalan bertahun tahun, tapi tindakan keras belum berani dilakukan BBTNKS wilayah Kabupaten Kerinci,”ujar sumber yang namanya tidak mau ditulis.

Sementara itu, pihak BBTNKS, Nurhamidi, saat dikonfirmasi enggan berkomentar terkait razia gabungan yang dilakukan direnah Pemetik.

“konfirmasi ke Balai saja. Saya lagi DL,”ujarnya singkat.

BAGIKAN :