Merebut Kursi Kabupaten Kerinci 1, Nama Zulherman Diperhitungkan

Explorenews.net – Jalanan Kerinci berubah menjadi galeri ambisi dan janji. Spanduk dan baliho memadati setiap sudut kota, menampilkan wajah-wajah yang sama—para pemain besar yang siap bertarung dalam Pilkada Bupati 2024. Dari titans politik lokal hingga figur nasional, semua bersiap untuk sebuah pertempuran yang akan menentukan arah masa depan Kerinci.

Siapakah Para Gladiator Politiknya?
Bagi Monadi, panggung politik bukanlah tanah asing. Ia adalah putra dari mantan Bupati Kerinci, Murasman, sebuah nama yang tetap beresonansi di lorong-lorong kekuasaan dan di hati rakyat Kerinci.

“Saya berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk partai. Insya Allah, saya siap,” katanya,

Lalu ada Johan Efendi, seorang ASN yang tidak hanya tahu bagaimana birokrasi berfungsi. Tapi juga memiliki jaringan yang merentang hingga ke pusat kekuasaan.

“Yo, kito sedang berproses untuk menuju Kerinci 1, mohon do’a dan dukungannyo,” ucapnya dengan dialek lokal, menunjukkan ketabahan seperti seorang jenderal yang tahu kapan harus menyerang dan kapan harus berdiplomasi.

Dan jangan lupakan Tafyani Kasim, sang pengusaha yang rela meninggalkan ambisi di panggung nasional untuk sebuah kesempatan emas membangun tanah kelahirannya.

“Saya ingin berfokus pada masa depan Kerinci,” katanya, dengan suara yang seolah menyiratkan bahwa ia sudah mempertaruhkan segalanya.

Tafyani Kasim, dalam setiap kata dan setiap tindakan, adalah simbol dari suatu jenis patriotisme yang jarang ditemukan.

Lepas dari dunia politik yang seringkali dianggap kotor, muncul seorang dokter yang berdedikasi, dr. Deri Mulyadi. Ia adalah seorang medikus dengan reputasi yang tak perlu diragukan lagi.

Kini ia mengambil peran baru sebagai ‘dokter’ bagi rakyat Kerinci.

“Kita harus bersatu membangun Kerinci,” katanya dengan semangat.

“Saya maju untuk menjadi Calon Bupati Kerinci 2024 karena saya peduli dengan Kerinci,”imbuhnya.

Mungkinkah dr. Deri Mulyadi akan menjadi obat untuk luka-luka politik yang dialami Kerinci selama ini?

Lalu tak kalah menariknya, ada Karzalo, seorang pendekar bisnis muda yang sudah menorehkan jejak suksesnya. Meski masih menunggu hasil Pileg, ia tampil percaya diri.

“Pergerakan masih smoot lah. Kita masih menunggu hasil Pileg, sampai saat ini belum ada kata mundur,”ujarnya.

Karzalo menyiratkan sebuah energi baru dalam lanskap politik Kerinci yang mungkin saja membutuhkan darah muda untuk melompat lebih tinggi.

Tak lengkap rasanya menceritakan riak-riak di lautan politik Kerinci tanpa menyebut nama Fadli Sudria dan Boy Edwar. Meski enggan berkomentar kepada Jambi Link, tapi keheningan mereka lebih dari sekadar kebisuan; itu adalah kekuatan tersendiri yang menggelora di balik keberadaan mereka.

Fadli Sudria, mantan anggota kepolisian yang kini memperjuangkan aspirasi rakyat dari kursi DPRD Provinsi Jambi, adalah satu tokoh yang cukup misterius. Berasal dari PAN, partai dengan reputasi yang cukup stabil, ia dikenal memiliki jaringan yang kuat, terutama di daerah Siulak.

Keseriusannya dalam berlaga di Pilkada Kerinci sudah beberapa kali ia ungkapkan, meski saat ini ia memilih untuk tutup mulut dan fokus pada strategi yang tengah ia rancang.

Baca Juga:  KPK di Jambi, Gubernur Al Haris Paparkan Permasalahan Batu Bara

Sementara itu, Boy Edwar, politisi dari Golkar, juga tak mau ketinggalan. Dengan basis massa yang kuat di Kerinci Tengah, ia bisa menjadi kejutan yang menyegarkan di tengah deru kompetisi ini. Seperti Fadli, Boy juga memilih untuk ‘bermeditasi politik’, menyimpan energinya untuk waktu yang tepat.

Fadli Sudria dan Boy Edwar, tak bisa dianggap remeh. Mereka adalah dua potongan puzzle yang akan melengkapi gambaran besar Pilkada Kerinci 2024, sebuah kontes politik yang tak hanya akan diingat sebagai pertarungan antara individu, tapi juga sebagai refleksi dari dinamika, keanekaragaman, dan komplexitas masyarakat Kerinci itu sendiri.

Arena yang Dipenuhi dengan Ketidakpastian Setiap pasang mata memperhatikan, setiap telinga mendengarkan—siapakah yang akan menang dalam pertarungan sengit ini?

Sementara beberapa menunjukkan kartu-kartu mereka, yang lainnya memilih untuk bermain dekat dengan dada mereka. Apa yang pasti adalah bahwa Pilkada Kerinci 2024 akan menjadi panggung dramatis dari strategi politik, aspirasi publik, dan dinamika kekuasaan yang kompleks.

Maka berakhirlah babak pembukaan, dan apa yang terjadi selanjutnya hanyalah spekulasi. Dari aristokrat politik hingga jenderal birokrasi, dari penyembuh sosial hingga pendekar bisnis muda, semua telah menyiapkan diri untuk sebuah pertempuran. Sebuah petualangan politik yang penuh dengan drama, ketegangan, dan intrik.

Semua menunggu, dan mungkin juga berdoa, untuk melihat siapa yang akan menjadi pahlawan dari negeri indah yang dikenal dengan julukan Sekepal Tanah Surga itu.

Dan itulah bagaimana angin politik bertiup kencang di Kerinci. Dengan pemain yang tak kalah seru dari karakter dalam sebuah novel epik, Pilkada Kerinci 2024 nampaknya akan menjadi sebuah babak baru dalam sejarah daerah ini.

Kita semua menunggu siapa yang akan terakhir berdiri dan meraih cinta dari rakyat Kerinci.

Analisis Peta Kekuatan Calon dalam Pilkada Kerinci 2024.

Monadi
Kelebihan:

Memiliki nama yang sudah dikenal, terutama karena ia adalah anak dari mantan Bupati Kerinci Murasman.
Mendapat dukungan dari jaringan politik keluarga dan partai.
Kekurangan:

Dapat dipandang sebagai “dinasti politik”, yang mungkin tidak disukai oleh sebagian pemilih.
Performa ayahnya sebagai mantan Bupati bisa menjadi pedang bermata dua; bisa menjadi keuntungan atau kerugian tergantung opini publik.
Johan Efendi
Kelebihan:

Memiliki konektivitas nasional, yang bisa membawa dukungan dan sumber daya.
Penggunaan dialek lokal dapat memperkuat hubungan dengan pemilih setempat.
Kekurangan:

Sebagai ASN, mungkin kurang berpengalaman dalam dunia politik praktis.
Pilihan untuk berbicara dalam dialek lokal mungkin tidak beresonansi di semua demografi.
Tafyani Kasim
Kelebihan:

Berlatar belakang sebagai pengusaha sukses, bisa menarik pemilih yang fokus pada ekonomi.
Pengunduran diri dari caleg DPR RI menunjukkan komitmen yang kuat pada lokalitas.
Kekurangan:

Kurangnya pengalaman dalam pemerintahan bisa menjadi pertanyaan.
Ada potensi untuk dipandang sebagai “elite bisnis” oleh pemilih yang lebih peduli tentang isu-isu sosial.
dr. Deri Mulyadi
Kelebihan:

Sebagai dokter, memiliki citra sebagai pelayan publik.
Mendapat respons positif dari masyarakat, terutama terkait isu-isu kesehatan.
Kekurangan:

Baca Juga:  Mediasi Panjang, Jalan Nasional Kerinci-Bangko Kembali Lancar

Spesialisasi dalam medis bisa membatasi pemahamannya terhadap isu-isu lain seperti ekonomi atau infrastruktur.
Karzalo
Kelebihan:

Sebagai anak muda sukses di bisnis, bisa menarik pemilih muda.
Percaya diri dan penuh semangat, yang bisa menjadi magnet karisma.
Kekurangan:

Kurangnya detail tentang visi dan misinya bisa membingungkan pemilih.
Berisiko dianggap sebagai figur yang kurang serius atau kurang berpengalaman.
Fadli Sudria
Kelebihan:

Latar Belakang Kepolisian: Memiliki rekam jejak sebagai mantan anggota kepolisian, yang bisa menarik dukungan dari kelompok yang menghargai penegakan hukum dan ketertiban.

Karir Politik: Sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi dari PAN, Fadli memiliki jaringan politik dan pengalaman legislatif yang bisa menjadi nilai tambah.

Popularitas di Daerah Siulak: Dikenal dan disukai, terutama di daerah Siulak, yang bisa menjadi basis pemilih yang kuat.
Kekurangan:

Rendahnya Profil Publik: Memilih untuk tidak memberikan komentar lebih lanjut saat ini, yang bisa menurunkan visibilitasnya di mata publik.

Kurangnya Transparansi: Tak mau berkomentar bisa memunculkan pertanyaan atau keraguan mengenai komitmennya dalam kontes ini.

Boy Edwar
Kelebihan:

Partai Pendukung: Sebagai politisi dari Golkar, dia memiliki akses ke salah satu mesin partai terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia.

Kekuatan di Kerinci Tengah: Memiliki nama besar di daerah ini, yang bisa menjadi keuntungan signifikan dalam menarik dukungan lokal.
Kekurangan:

Kurangnya Ekspresi Visi: Tanpa memberikan detail atau pandangan tentang apa yang ingin dicapai jika terpilih, ia membiarkan ruang untuk spekulasi dan ketidakpastian.
Dengan memahami kekuatan dan kelemahan masing-masing kandidat, masyarakat Kerinci bisa mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang dinamika Pilkada Kerinci 2024 ini. Bagi pemilih dan stakeholder lainnya, analisis ini bisa menjadi panduan dalam membuat keputusan atau strategi.

Disisi lain nama DR. ZULHERMAN, ST, M.SC, juga muncul sebagai bakal calon Bupati Kerinci, pengusaha yang lahir di tanjung pauh mudik, diperhitungkan dengan kedekatan dengan masyarakat dan diprediksi memiliki kekuatan untuk memperoleh partai politik.

Zulherman juga memiliki pikiran Politik Gagasan perubahan kemajuan.

Ini profil singkat Zulherman :
Doktor Zul adalah seorang Arsitek Profesional, Teknokrat dan juga seorang pengusaha. Ia juga merupakan dosen tetap Universitas Bung Hatta di Kota Padang.

Doktor Zul menamatkan studi Magister (S2) tahun 2002 dan doktornya (S3) di University Teknologi Malaysia (UTM) pada tahun 2012 dibidang Urban and Regional Planning.

Sarjana S1 Arsitektur di Universitas Bung Hatta dan dari SD hingga SMA ia bersekolah di Kabupaten Kerinci.

Selain sebagai Ketua Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Padang Sejahtera Mandiri (BUMD Kota Padang), Doktor Zul juga Komisaris dibeberapa perusahaan seperti PT. Afra Berdikari Perkasa, PT. Visual Internasional Kerinci (Kerinci TV), PT, Pesona Quatraz Lestari, Founder & Direktur PT. Quatraz Cipta Starindo, Architect/Partner – JoCSCEC (China State Construction Fourth Engineering Division Corporation, LTD) dan beberapa perusahaan besar lainnya.

BAGIKAN :