Siapa Aktor Dibalik Dugaan Kecurangan Pileg Terstruktur di Gunung Raya

Explorenews.net -;Kepercayaan masyarakat akan keadilan pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Kerinci pupus, pelanggaran – pelanggaran yang jelas dan terlihat oleh penyelenggara diabaikan begitu saja.

Kode Etik dilanggar, saat Pleno PPK di Kecamatan Gunung Raya kejanggalan terjadi, namun keberatan dari saksi partai pun diabaikan, harusnya kotak suara dibuka dan hitung ulang kertas suara untuk membuktikan kebenaran dan menegakkan kejujuran sesuai dengan kode etik pemilu.

Tapi tidak dilakukan oleh penyelenggara Pemilu di Kecamatan Gunung Raya dan Bukit Kerman Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Dalam reguliasi, jika ada perbaikan (tipeex) C Hasil dan C Hasil Salin maka harus ada berita acara KPPS tentang koreksi, dan apa bila ada indikasi kesalahan temuan tip-ex di C Hasil Pileg di Kecamatan Gunung Raya tidak hanya satu TPS, hampir merata coretan hasil Pileg Gunung Raya ada tip-ex. Dugaan pemindahan suara atau merubah hasil Pemilu telah terjadi di Kecamatan Gunung Raya.

Baca Juga:  SK Dibatalkan, Dugaan Uang Jutaan Diterima Kabid Damkar Perekrutan Anggota Baru

Bukan hanya tentang tip-ex, rekaman suara oknum Komisioner dan rekaman suara tentang ada uang 1 Miliar Rupiah lebih untuk penyelenggara Pemilu di Kecamatan Gunung Raya dan Bukit Kerman juga beredar.

Dibalik ini semua, siapa aktor dan pemain hingga munculnya spekulasi yang tidak baik untuk penyelenggara pemilu di Kecamatan Gunung Raya.

Bahkan beredar rekaman suara oknum Komisioner KPU Kabupaten Kerinci tentang agar tidak terjadi PSU di Danau Kerinci Barat dan Keliling Danau, hingga berani menyebut tidak ada kecurangan di Gunung Raya dan Bukit Kerman.

Dalam rekaman suara tersebut, komisioner KPU Prima Pribadi Putra juga mengatakan bahwa dirinya melihat pertemuan Caleg PPP Bir Ali bertemu dengan Caleg Gerindra Andespa.

Baca Juga:  Daftar Pertama, DPC PPP dan DPC Demokrat Kota Sungaipenuh Diprediksi Koalisi

Dalam Rekaman suara, Prima Komisioner KPU Kabupaten Kerinci, juga mengatakan pertemuan kedua caleg DPRD dapil 5 meminta suara.

“Bir Ali Minta suara ke Andespa, namun ditolak Andespa,”isi rekaman suara tersebut.

Dari rekaman percakapan suara telepon diduga kuat Oknum Komisioner KPU Kabupaten Kerinci Prima Pribadi Putra menjadi aktor utama dalam kekisruhan memindahkan suara atau merubah hasil Pileg.

Komisioner KPU Kabupaten Kerinci, Prima Pribadi Putra saat dikonfirmasi, Sabtu (24/2/2024), melalui via WhatsApp, hanya ceklis 1. Dilihat dari pesan tersebut, Prima Pribadi Putra telah memblokir no WhatsApp wartawan dan menghindari konfirmasi.

BAGIKAN :