Husni Irham dan Prima Pribadi Putra Dibicarakan, Suparmin Ditantang Turun ke Kerinci

Explorenews.net – Chatting Ketua KPU Kabupaten Kerinci Husni Irham, diduga melanggar Kode Etik yang ingin bermain di TPS kesempatan bermain di TPS saat Pemilu 14 Februari 2024 tengah dibicarakan.

Dalam chatting tersebut Ketua KPU Kabupaten kerinci Husni Irham, menawarkan ke penyelenggara ingin membeli suara untuk caleg DPRD Kabupaten Kerinci dan Caleg DPR RI.

“Untuk Caleg DPR RI Rp.25.000, per suara. no urut 3 Ihsan Yunus PDI-P,”isi Chat tersebut.

Dalam chatting dengan no +62 852-6685-**** yang diketahui no Ketua KPU Husni, Kalau ada kesempatan bermain di TPS kabari.

“Kalau ada kesempatan bermain di TPS kabari,”

Bukan hanya Ketua KPU Kabupaten kerinci, anggota KPU Kabupaten Kerinci Prima Pribadi Putra, juga menjadi topik hangat pembicaraan masyarakat dan aktivis Kerinci, dengan munculnya rekaman suara mengetahui dan melihat hingga Diduga terlibat langsung dalam pelanggaran Pemilu di Kecamatan Gunung Raya dan Bukit Kerman.

Berikut detail isi rekaman oknum Komisioner KPU Kerinci Prima Pribadi Putra:

Baca Juga:  Dugaan Pungli Modus Perpisahan Terjadi di Mts 2 Kerinci

Komisioner KPU Prima Pribadi Putra dirinya mendapatkan informasi pertemuan Caleg PPP Bir Ali bertemu dengan Caleg Gerindra Andespa (meminta suara Andespa). Dan mengetahui permintaan Bir Ali ditolak Andespa.

Dalam rekaman Prima Pribadi Putra, juga menganggap di gunung Raya dan Bukit Kerman tidak ada Kecurangan, sudah steril dan tidak ada indikasi.

Masih dalam rekaman tersebut ia mengetahui ada siraman (money politik) yang dilakukan oleh beberapa Caleg, namun tidak tepat sasaran.

Lanjut dari rekaman percakapan telepon, oknum Komisioner Prima Pribadi Putra, sudah menekankan kepada Panwascam di dua Kecamatan agar tidak terjadi PSU.

“Kecamatan Danau Kerinci Barat dan Keliling Danau jangan sampai PSU, dari dulu aku tahu kartu dua kecamatan tersebut, sampai sekarang belum saya buka kartu dua wilayah tersebut. Kalau di buka bahaya, jadi jangan sampai PSU,”ucap Prima Pribadi Putra dalam rekaman yang beredar.

Terkait dugaan pelanggaran Kode Etik yang dilakukan oleh Komisioner KPU Kerinci, baik Husni Irham dan Prima Pribadi Putra, aktivis Kerinci, Aldi, angkat bicara.

Baca Juga:  Launching Tahapan Pemilu, Berikut Daerah di Provinsi Jambi yang Melaksanakan Pilkada

“Kami nilai nilai nilai Demokrasi ditubuh penyelenggara Pemilu yaitu KPU Kerinci telah hilang, tentu hal ini sangat mempengaruhi proses tahapan Pilkada serentak nanti, hingga pas pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Kerinci nantinya,”tutur Aldi.

Menurut Ketum LSM Semut Merah, Aldi, kemungkinan besar hal yang dilakukan mereka saat pemilu Februari lalu bisa dilanjutkan di Pilkada nanti. Sebagai pencinta Demokrasi yang jujur dan adil meminta DKPP RI turun ke Kabupaten Kerinci untuk memberikan sanksi berat kepada Komisioner KPU Kabupaten kerinci. Juga meminta Suparmin (Komisioner KPU Provinsi Jambi) yang kabarnya telah mengetahui hal diatas juga terjun ke Kabupaten Kerinci.

“DKPP RI turun, dan juga Komisioner KPU Jambi Suparmin turun ke Kerinci yang telah mengetahui hal ini, jangan menunggu jika ingin menegakkan keadilan dan demokrasi,”tegas Aldi.

BAGIKAN :