Perambahan Perladangan Ilegal Logging Hingga PETI, BBTNKS Tutup Matakah?

Explorenews.net – Perladangan, ilegal logging, hingga munculnya penambangan emas dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dalam kawasan lindung BBTNKS terus terjadi.

Hal tersebut dikarenakan tidak ada efek jera dari BBTNKS untuk mereka yang dinilai berani merambah Hutan TNKS. Dugaan ada ikut campur pihak TNKS dalam melakukan ilegal logging mulai mencuat.

“Dugaan kami selama ini, ada oknum BBTNKS ikut main kaki dalam ilegal logging,”ujar Sumber yang namanya tidak mau ditulis, Rabu (22/5/2024).

Bukan hanya itu, lanjutnya, bahkan kuat dugaan ada aliran atau setoran ilegal logging ke BBTNKS.

“Munculnya dugaan tersebut karena setiap ada razia yang dilakukan Selalu bocor hingga tidak ada pelaku perambahan hutan TNKS didapati,”tambah Sumber.

Baca Juga:  Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemdes Koto Baru Kembali Salurkan BLT DD

Pihak BBTNKS seharusnya tegas dan jeli dalam melindungi hutan TNKS yang sebagai paru paru Dunia, akibat dari perambahan, perladangan, Ilegal loging, dan penambangan emas, hutan menjadi gundul, tentu hal tersebut akan berdampak pada musim hujan kepada masyarakat, seperti banjir hingga longsor.

Bahkan Lanjut sumber, merusak hutan untuk mencari emas di kawasan Desa Penetai, Kabupaten Kerinci, Jambi. Meskipun Penambang Emas Ilegal pernah ditangkap namun Kawasan Hutan TNKS masih menjadi tempat PETI untuk oknum oknum meraih pundi-pundi rupiah.

“Penambangan emas ilegal Diduga kuat mendapat bekingan, dan diduga memberi setoran, sehingga perusakan hutan TNKS seolah-olah menjadi hal yang biasa tidak untuk ditakuti,”tandasnya.

Sementara itu, Nurhamidi saat dikonfirmasi, terkait masalah diatas, menyampaikan, untuk perambahan yang lama, sebelum UUCK No.11 Tahun 2020 disahkan. Ada beberapa alternatif penyelesaiannya. Salahsatunya adalah dengan Kemitraan Konservasi, jika perambahan nya bukan di zona Inti maupun Zona Rimba.

Baca Juga:  Kekacauan STIA NUSA, Mat Romawi Sebut Hanya Dosen Kampus 1 yang Digaji

“Tentunya juga ada beberapa syarat, yang harus diikuti,”dalihnya.

BAGIKAN :