Explorenews.net -Penambangan emas, Perladangan ilegal dan logging liar di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) terpantau masih terjadi di dalam kawasan lindung taman nasional.

Seperti PETI di muara Emat, Kabupaten Kerinci, ilegal logging Kayu Aro dan Renah Pemetik, hingga daerah KM 17 Kota Sungai Penuh yang sempat diperbincangkan.

Tambang emas ilegal yang telah bertahun tahun, illegal logging yang semakin meluas, Perusakan hutan TNKS tersebut membuat hutan menjadi gundul, efek jera untuk para pelaku tidak pernah muncul.

Jika ini terus berlanjut dikuatirkan hutan TNKS akan punah. Masyarakat kabupaten kerinci akan terkena dampak, Hujan sedikit masyarakat Kabupaten Kerinci harus kebanjiran,

Pembalakan liar, perladangan Ilegal, dan PETI di Hutan TNKS harus dihentikan segera. Penanaman pohon harus dilakukan.

Baca Juga:  Turut Berdukacita, PJ Bupati Asraf Ikut Sholatkan Almarhum Subur Budiman

Sementara itu, aktivis Kerinci Roy, sangat menyayangkan BBTNKS tidak memberikan efek jera untuk para pelaku merusak hutan TNKS di kabupaten kerinci dan kota sungai penuh.

“Pihak Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat harus proaktif dalam melindungi hutan TNKS, jangan setelah viral baru turun dan melakukan aksi,”tegas Aktivis Kerinci Roy, Jum’at (31/5/2024).

BAGIKAN :