Sekwan Jondri Ali Diduga Memaksa Stafnya Bayar Temuan, Nama Dipakai Diam diam untuk SPPD

Explorenews.net – Pasca banyaknya temuan setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jambi melakukan pemeriksaan, kini dewan DPRD Kabupaten Kerinci diterpa isu miring, akibat dari diduganya Sekwan Jondri Ali memaksa stafnya untuk membayar temuan.

DPRD Kabupaten Kerinci saat ini paling banyak temuan BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi. Temuan banyak didapatkan dalam perjalanan Dinas anggota dewan dan hal lainnya.

Informasi yang diperoleh media ini beberapa sumber, Sekwan Jondri Ali meminta staf ataupun ASN untuk mau dipotong TPP sebagai pembayaran temuan BPK.

Bahkan kabarnya sebelum Pemotongan TPP, ada perjanjian diatas kertas yang bermaterai agar tidak ada gugatan akhir.

Dari sumber diatas, dugaan pemaksaan dari sekretaris Dewan Kabupaten Kerinci terlihat, bahkan salah satu stafnya mengakui agar membayar temuan yang bukan dirinya melakukan perjalanan Dinas.

Baca Juga:  Kekacauan STIA NUSA, Mat Romawi Sebut Hanya Dosen Kampus 1 yang Digaji

“Nama saya hanya dipakai untuk supir Anggota DPRD Kabupaten Kerinci Mukhsin, saat temuan kok malah TPP saya diminta sekwan potong,”ujar Sudirman.

Oknum anggota DPRD Kabupaten Kerinci memakai nama saya diam diam, Lanjut Sudirman, untuk kunker, saat ini saya dipaksa agar TPP dipotong.

“Kami dipaksa untuk membayar temuan yang bukan kami lakukan,”tutup Sudirman.

Sementara itu, Sekwan Jondri Ali, saat dikonfirmasi, Selasa (11/6/2024), belum bisa dimintai keterangan.

BAGIKAN :